Advertisement

MENJADI TEKUN

Yakobus 1:1-8

Kehidupan dalam Iman akan menghasilkan Ketekunan.  Orang yang beriman pasti seorang yang tekun. Orang yang tekun akan memperoleh pekerjaan sempurna. Tiga hal yang kita dapat dari ketekunan:
1. SEMPURNA ( be perfect).
2. UTUH (be complete).
3. KELIMPAHAN (lacking nothing).

Ciri-ciri orang yang tekun:
1. Tahu panggilannya.
        Tuhan memberikan kepada kita panggilan yang berbeda2. Panggilan berbicara soal apa yang kita akan kerjakan baik itu menyangkut pekerjaan maupun pelayanan kita. Jadi kita tidak sembarangan untuk bekerja yang bukan bagian kita dan melayani yang bukan bagian kita. Paulus berkata, "Sebab itu aku tidak berlari tanpa tujuan dan aku bukan petinju yang sembarangan saja memukul." (1 Kor 9:26). Kita harus berjalan pada area yang Tuhan sudah patok buat kita.

2. Percaya pada Tuhan dan kemampuan yang dimiliki.
         Salah satu masalah anak2 Tuhan mengapa tidak mengalami kemajuan dan trobosan karena anak2 Tuhan mengalami krisis kepercayaan. Percaya kepada Tuhan itu sudah pasti tapi tidak percaya kepada kemampuan yang dimiliki, sehingga takut melangkah, takut gagal dan tidak berani ambil resiko. Kita harus tahu bahwa Tuhan telah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, "Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban." (1 Timotius 1:7). Dan pengurapan yang ada di dalam kita yang mengajarkan kita, "Sebab di dalam diri kamu tetap ada pengurapan yang telah kamu terima dari pada-Nya. Karena itu tidak perlu kamu diajar oleh orang lain. Tetapi sebagaimana pengurapan-Nya mengajar kamu tentang segala sesuatu--dan pengajaran-Nya itu benar, tidak dusta--dan sebagaimana Ia dahulu telah mengajar kamu, demikianlah hendaknya kamu tetap tinggal di dalam Dia" (2 Timotius 2:27).

3. Fokus terhadap apa yang dikerjakan.
          Fokus berbicara tentang memberi perhatian penuh pada satu objek. Apa yang kita kerjakaan adalah objek. Memberi perhatian penuh terhadap apa yang kita kerjakan itulah yang disebut fokus. Ketika kita fokus pada apa yang kita kerjakan akan memudahkan buat kita untuk mengembangkan diri kita dan pekerjaan yang sedang kita kerjakan. Fokus membuat kita tidak gampang terpengaruh dengan rayuan dan bujukan untuk beralih kepada yang bukan bagian kita. Fokus Yesus hanyalah untuk menyelamatkan Mc dan itu dikerjakan sampai akhir hidupNya. Walaupun ada tawaran dari org Israel untuk menjadikannya raja, namun Ia tetap pada visiNya.

4. Bekerja secara maksimal.
        Melakukan sesuatu dengan kesungguhan dan lebih dari yang orang lain lakukan. Kalau orang lain bangun jam 6maka kita bisa bangun jam 5. Kalau orang lain masuk jam 9, maka kita harus masuk kantor jam 8. Kalau orang lain pulang kantor jam 5, maka kita harus pulang kantor jam 6. Ini yang disebut bekerja secara maksimal. Kadang kita mengharapkan hasil yang besar tetapi kita tidak bekerja secara maksimal, kita kerja asal-asalan. Nehemia bekerja secara maksimal. Untuk membangun tembok Yerusalem, Ia harus bekerja pada pagi2 dan malam hari. Yesus pun bangun pagi2 untuk berdoa dan bahkan setelah pelayanannya Ia tetap berdoa.

Posting Komentar

0 Komentar