Advertisement

HIKMAT TUHAN

Seorang pria tua Sebelum meninggal, ia membagikan sejumlah uang kepada kedua anaknya dan berpesan: “Gunakan uang ini baik-baik! Jadikan uang ini sebagai modal usaha, supaya engkau menjadi orang berhasil”.

 

Tetapi ingat pesanku ini: Jangan sampai kepalamu terkena sinar matahari” Setelah ia meninggal, kedua anaknya menggunakan uang tersebut, untuk mendirikan usaha.

 

Mengingat pesan ayahnya, setiap hari anak yang pertama datang dan pulang dari tempat usahanya, dengan membawa payung.

 

Ia berusaha melindungi kepalanya supaya jangan terkena sinar matahari, dengan demikian maka ia akan berhasil. Tetapi kenyataannya, ia bukan berhasil, melainkan usahanya menjadi bangkrut. 

 

Baca: Masa Depan Sungguh Ada

 

Sedangkan adiknya berbeda, dalam memaknai pesan ayahnya. Ia tidak mau membeli payung, atau pelindung apapun untuk melindungi kepalanya dari sinar matahari. Setiap hari ia datang pagi-pagi buta ke tempat usahanya,

 

Ia mengerjakan segala sesuatu hingga malam hari, barulah ia kembali ke rumah. Dengan cara ini, ia telah melindungi kepalanya sehingga sama sekali tidak terkena sinar matahari. Ia menjadi sangat berhasil dalam pekerjaan dan usahanya

 

Menjadi orang berhasil adalah dambaan semua orang. Namun supaya benar-benar berhasil, tidak cukup hanya dengan ilmu pengetahuan, tetapi juga dengan hikmat. 

 

Ada orang yang berpendidikan tinggi, tetapi kurang menghasilkan sesuatu. Persoalan dari hal ini, bukan karena  orang itu bodoh, tetapi karena kekurangan hikmat.

 

Baca: Percaya Saja

 

Solomo berkata, “Memperoleh hikmat, sungguh jauh melebihi memperoleh emas dan memperoleh pengertian, jauh lebih berharga dari pada mendapatkan perak”(Amsal 16:16).

 

Dengan hikmat Salomo bisa mengatur jutaan orang di kerajaannya dan dengan hikmat Yesus yang kala itu masih kanak-kanak bisa mengajar para ahli Taurat dan orang-orang Farisi.

 

Hikmat adalah pengetahuan yang dikaruniakan Allah untuk mengenal Allah dan menyelami karya Allah didalam diri kita, untuk memecahkan persoalan yang rumit, yang supranatural dan yang tidak dapat terselami oleh akal manusia.

Sumber hikmat adalah dari Tuhan. Dialah yang memberikan kepada kita jika kita meminta kepada-Nya dan kita hidup takut akan Dia (Amsal 1:7).

Janganlah bersandar pada pengertian dan pengetahuan kita sendiri, tetapi hiduplah dengan hikmat Tuhan maka kita pasti berhasil!

Posting Komentar

2 Komentar

Anonim mengatakan…
Amin
Puji Tuhan. Terima kasih. Tuhan Yesus Kristus memberkati.