Advertisement

MENGATASI PENOLAKAN

Sebagian besar orang pernah mengalami berbagai macam penolakan. Mungkin tertolak dalam hal cinta, di mana sang pacar menolak cintanya.

Ada yang tertolak dalam pergaulan, di mana semua teman-teman menjauhi kita. Mungkin ada juga tertolak dalam hal pekerjaan. Di PHK tanpa alasan yang jelas oleh atasannya.

Ada yang tertolak dalam pelayanan, dimana teman-teman sepelayanan kita menyepelekan dia, tidak menghiraukan kehadiran kita atau tidak mau melibatkan kita dalam pelayanan gereja.

Dan ada yang tertolak oleh anggota keluarganya sendiri. Orang tua atau saudara-saudaranya menolak kehadirannya dalam keluarga.

Baca juga: Peka Mendengar Suara Tuhan

Bahkan penolakan dapat terjadi saat seseorang masih berada dalam kandungan. Janin yang tidak diinginkan oleh orang tuanya, sehingga timbul  niat atau upaya untuk melakukan aborsi.

Yesus sendiri pernah ditolak ditempat asal-Nya. “Lalu mereka kecewa dan menolak Dia. Maka Yesus berkata kepada mereka: ”Seorang nabi dihormati di mana-mana, kecuali di tempat asalnya sendiri dan di rumahnya” (Matius 13:57).

Penolakan yang kita alami dapat menyebabkan kekecewaan dan kepahitan. Bahkan jika tidak atasi dapat membuat sesorang mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri.

Firman Tuhan berkata, “Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya” (Mazmur 139:14)

Daud bersyukur kepada Tuhan karena ia telah dijadikan Tuhan dengan ajaib. Daud menganggap hidup jauh lebih penting dari apa pun. Daud tidak berfokus pada penolakan yang sering ia alami.

Jangan kita fokus pada penolakan, fokuslah pada hidup yang Tuhan anugerahkan. Kita diciptakan segambar dan serupa dengan Tuhan. Kita berharga dimata Tuhan.

Setiap penolakan yang kita alami jangan dibalas dengan kemarahan dan dendam. Kita membalasnya dengan kebaikan. Kita kalahkan kejahatan dengan kebaikan.

Baca juga: Hidup Dalam Tuntunan Tuhan

Kita tidak boleh menyerah menghadapi penolakan. Menyerah akan membuat kita tidak melihat potensi-potensi yang Tuhan kasih buat kita untuk kita kembangkan.

Firman Tuhan berkata, “Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah” (Roma 8:28).

Penolakan adalah kesempatan buat kita untuk menerima kebaikan yang Tuhan sudah siapkan bagi kita!
 

Posting Komentar

1 Komentar

Anonim mengatakan…
Amin.
Puji Tuhan Yesus Kristus. Terima kasih atas renungan firman Tuhan hari ini pak Pendeta Adhy. Gbu.