Advertisement

TEMPAT PERLINDUNGAN KITA


Pelanduk adalah sejenis hewan menyusui yang berukuran kecil. Masih tergolong keluarga rusa, tapi ukuran pelanduk dewasa kira-kira sama dengan kelinci.

Pelanduk yang kecil dan lemah berkeliaran bebas di hutan belantara. Pelanduk akan dengan mudah menjadi santapan hewan-hewan lain yang lebih besar darinya.

Bagaimana pelanduk mampu melindungi dirinya? Ternyata pelanduk cukup bijaksana untuk membuat rumahnya di bukit batu. Pelanduk melindungi dirinya dari keganasan rimba dengan cara berlindung di balik bebatuan (Mazmur 104:18).

Firman Tuhan berkata, “Pada Allah ada keselamatanku dan kemuliaanku; gunung batu kekuatanku, tempat perlindunganku ialah Allah” (Mazmur 62:8).

Istilah “jalan buntu” mungkin sudah sering kita mendengarnya, untuk menerangkan jalan yang tertutup yang tidak ada jalan keluar. Maju kena mundur kena!

Seperti yang dialami Daud, ketika dia berada pada jalan buntu. Musuhnya telah mengepungnya dan berniat untuk membinasakan dia. Tidak ada cara lain untuk keluar dari kepungan musuh.

Namun sekalipun itu jalan buntu, Daud berkata “aku tidak takut,” Tuhan adalah terangku, Tuhan adalah keselamatanku dan Tuhan adalah benteng hidupku (Mazmur 27:1-6).

Tuhan itu perlindungan dan keselamatanku ini adalah keberanian Daud untuk menyatakan imannya di hadapan musuhnya dengan berani menegakkan kepalanya di hadapan lawannya.

Kita pun tetap percaya kepada Tuhan sekalipun musuh telah mengepung kita. Tidak ada istilah “jalan buntu” sebab Tuhan memiliki jalan keluar yang terbaik bagi kita

Kita bisa salah, bisa salah jalan, salah ambil keputusan, tetapi Tuhan tidak pernah salah dalam merancangkan kebaikan bagi kita.

Keberanian Daud mengajarkan kita bahwa permasalahan hidup bisa saja terjadi, tetapi orang yang beriman akan dimampukan menghadapi apa pun melampaui kemampuannya.

Daud berkata dengan jujur, bahwa ketika ada masalah, ketika dia tertekan, justru di situ dia dengan jelas dapat melihat bagaimana kekuatan iman kepada Tuhan.

Itu sebabnya jika masalah datang, berbagai pergumulan menghampiri kehidupan kita, itu bukan untuk ditakuti, tetapi syukurilah dan kita berlari kepada Tuhan.

Firman Tuhan berkata, “Demikianlah TUHAN adalah tempat perlindungan bagi orang yang terinjak, tempat perlindungan pada waktu kesesakan” (Mazmur 9:10).

Ada jaminan perlindungan di dalam Tuhan bagi kita yang percaya kepada-Nya!

Posting Komentar

2 Komentar

Anonim mengatakan…
Amin. Puji Tuhan. Gbu.
Ester Joyce mengatakan…
Amin amin